10 Hal Yang Perlu disederhanakan agar Hidup Lebih Bahagia (Indonesian Version)

Sumber: www.pexels.com

Menyederhanakan hidup akan memberikan kita kebebasan, keseimbangan dan kebahagiaan. Jadi, hal apa saja yang perlu disederhanakan agar kita menjadi lebih fokus kepada hal yang penting dalam hidup ini?

Dari salah satu blog yang aku baca https://www.becomingminimalist.com/the-10-most-important-things-to-simplify-in-your-life serta dari hal yang aku amati dan aku alami, terdapat 10 hal dalam hidup ini yang perlu kita sederhanakan agar kita bisa memulai hidup dengan lebih seimbang dan bahagia.

  • Kepemilikan

Kita sadari terkadang semakin banyak kita memiliki barang, membuat hidup kita menjadi semakin rumit. Barang yang banyak tidak hanya menguras keuangan dalam hal pemeliharaan namun juga energi dan pikiran kita. Cobalah untuk mengikhlaskan barang- barang yang  kita miliki seperti baju, celana, sepatu, tas, pajangan rumah, serta buku- buku yang sudah tidak kita baca. Selain itu, dengan memberikan ke orang lain kita akan mendapatkan kenikmatan berbagi dengan sesama.

  • Waktu

Kita sering kali merasa hidup kita sangat sibuk, kita tidak memiliki cukup waktu dan semua terasa terburu- buru. Rasanya seperti tidak pernah ada cukup waktu untuk pasangan, anak- anak atau pekerjaan, Jika kita merasakan demikian, sebenarnya kita hanya perlu untuk lebih menikmati waktu tersebut. Tidak perlu berfikir rumit terhadap waktu dengan membuat jadwal yang strict. Mengapa? karena dengan seperti itu akan membuat diri kita menjadi stress dan segalanya lebih sulit.

  • Hal yang ingin kita capai

Mencoba untuk mereduksi jumlah dari hal- hal yang akan kita capai di kemudian hari. Dengan menyederhanakan hal- hal yang akan dicapai menjadi 1 atau 2, tentu akan membuat kita menjadi lebih fokus dan tingkat keberhasilan kita mencapainya menjadi semakin tinggi.

  • Tagihan Keuangan

Hidup konsumtif tidak baik untuk kesehatan keuangan. Sangat baik jika sedini mungkin mengalokasikan pengeluaran untuk berinvestasi jangka panjang dibandingkan membeli barang- barang yang hanya menyenangkan kita di waktu sementara.

  • Pikiran Buruk

Pikiran buruk hanya akan membuat kesehatan mental kita menjadi buruk juga. Hal tersebut hanya memberikan efek negatif ke diri kita, kita menjadi tidak maju dan tidak fokus pada penyelesaian suatu masalah. Sebagaimana yang kita tahu, apa yang kita pikirkan adalah sepenuhnya tanggung jawab kita. Cobalah untuk mengikhlaskan, merelakan dan memaafkan masa lalu. Berjalan kedepan dan berpikir lebih positif.

  • Hal yang kita ucapkan

Jika tidak bisa mengucapkan kata yang baik atau bermanfaat, maka lebih baik diam. Peribahasa pun mengatakan demikian. Ada baiknya kita berfikir dahulu jika ingin mengatakan sesuatu baik itu kepada diri sendiri maupun orang lain. Hindari menggosip.

  • Artificial ingredients

Kurangi bahkan mulai hindari mengkonsumsi lemak jenuh, pemanis buatan dan sodium berlebih dengan mengkonsumsi bahan makanan yang lebih alami. Hal ini akan bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita jangka panjang. Kurangi penggunaan obat- obatan jika sakit, hal ini agar tubuh kita mencoba untuk membangun pertahanan diri sendiri terlebih dahulu secara lebih baik.

  • Screen time

Terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar gadget, televisi atau bermain game tidak baik untuk kesehatan mata, bahkan berefek buruk pula kepada hidup kita. Kita akan kehilangan banyak waktu dan menjadi tidak produktif. Maka, untuk lebih menghargai waktu yang kita miliki, mulailah mengurangi waktu kita di depan layar elektronik. 

  • Media sosial

Memiliki koneksi yang luas sangat bermanfaat untuk karir kita, bertanya kabar dan update kegiatan dengan teman- teman di media sosial adalah hal baik untuk menjaga silaturahmi. Namun jika terlalu belebihan, tentunya memberikan efek yang tidak baik. Mencoba detoks media sosial akan memberikan banyak manfaat ke kehidupan kita. 

  • Multi-tasking

Multi-tasking tidak hanya membuat stress tapi juga membuat kita tidak fokus dengan apa yang kita lakukan sehingga menurunkan produktivitas. Kerjakan satu kegiatan dalam satu waktu. Kerjakan dengan baik. Jika sudah selesai, beranjak ke kegiatan atau tugas selanjutnya.

Menyederhanakan hal- hal di atas adalah jalan untuk hidup menjadi minimalist dan menjadi minimalist berarti menjadi bebas dan kita akan menemukan makna hidup yang lebih dalam.

Love, Raysa

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *