10 Tips Paling Realistis Menulis Artikel Ramah SEO Untuk Pemula

Sebagai seorang blogger, menulis artikel adalah rutinitas kita sehari- hari. Ketika pertama kali saya memutuskan untuk menekuni dunia blogger, saya masih sangat awam dalam kepenulisan artikel di blog.

Saya cenderung menulis artikel dengan hanya mengutamakan konten dari tulisan itu ataupun fokus pada isi tulisan yang memang sedang ingin saya tuliskan tanpa memperhatikan kaidah kepenulisan yang disukai Google.

Namun seiring berjalannya waktu dengan jumlah pengunjung blog yang stagnan bahkan mungkin masih sangat rendah, saya pun merasa penasaran bagaimana menulis artikel sehingga artikel kita banyak ditemukan orang dan dibaca orang.

Berbekal belajar secara otodidak, membaca artikel dari website sesama blogger hingga belajar langsung melalui tutorial online, saya pun mengenal istilah SEO yang sangat penting agar artikel kita bisa muncul di halaman atas Google dan mendapatkan banyak exposure.

Apa itu SEO dan Manfaatnya

Jadi, apa itu SEO? SEO kepanjangan dari Search Engine Optimization. Intinya adalah kaidah atau aturan yang perlu diterapkan oleh seorang penulis konten agar tulisannya dapat mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google.

Dengan tampil di halaman pertama Google, website kita akan banyak dikenal orang, tulisan kita akan banyak dibaca orang, interaksi semakin meningkat dan hal ini menguntungkan kita sebagai blogger.

Kita bisa mengajukan monetisasi melalui Google AdsSense, melakukan promosi dengan link Affiliate Marketing, memperoleh sponsor atau endorsement, mengenalkan produk atau jasa yang kita tawarkan ataupun aktivitas bisnis lainnya yang dapat menambah penghasilan kita.

Tips Menulis Artikel Ramah SEO

Di artikel ini, saya memberikan 10 tips menulis artikel yang ramah SEO. Simak penjelasannya dibawah ini ya!

  1. Tentukan Keywords

Keywords adalah kata kunci yang biasanya digunakan kita untuk mencari artikel yang kita butuhkan. Sebagai pengguna Google, sering kali kita mengetik kata kunci yang sederhana untuk mendapatkan informasi.

Namun terkadang hasilnya terlalu umum dan kebanyakan artikel ditulis oleh pemain- pemain besar seperti perusahaan dan media yang sudah besar. Memang perlu diakui, kredibilitas mereka sudah dipercaya oleh Google sehingga Google pun menyukai artikel yang mereka tuliskan.

Walaupun begitu, tidak memungkiri bahwa tulisan- tulisan milik pribadi juga akan muncul di halaman pertama Google ketika kita mencari kata kunci tertentu. Tipsnya adalah menggunakan kata kunci yang spesifik atau tidak terlalu umum. Sebagai penulis blog, lebih aman jika kita menggunakan long tail keywords dibandingkan short tail keywords.

Contohnya seperti apa? Jika pemain besar menggunakan kata kunci Hotel Termurah Di Jakarta. Maka kita bisa menggunakan kata kunci Hotel Termurah Di Jakarta dengan Desain Instagramable Tahun 2022.

Terdapat beberapa tools yang dapat kita gunakan dalam membuat dan menyusun kata kunci, antara lain Google Keywords, Google Trends, ataupun Google Search itu sendiri.

  1. URL Mengandung Keywords

Tips yang kedua yaitu membuat URL atau link artikel kita yang mengandung kata kunci yang sudah kita tetapkan. Hal ini membantu Google menemukan artikel kita dengan lebih mudah. 

  1. Panjang Artikel Mencapai 1000 Karakter

Semakin panjang tulisan kita, tentunya akan semakin disukai Google. Artinya tulisan kita informatif, detail dan bermanfaat. Hanya saja, tetap fokus dengan judul yang sedang kita bahas ya. Kita bisa menggunakan bahasa yang santai dan mudah dipahami sehingga walaupun panjang, pembaca tetap betah berlama- lama di website kita.

  1. Judul Mengandung Keywords dan Jumlah Kata Sesuai

Dalam menentukan judul artikel kita juga perlu menyisipkan kata kunci yang sudah kita tentukan di awal. Jumlah kata dalam judul juga perlu dipastikan agar tidak terlalu panjang ataupun terlalu pendek.

Kita bisa belajar melalui artikel- artikel orang lain sehingga kita semakin luwes untuk menuliskan judul yang menarik dan sesuai. Berikan kata- kata boombastis seperti terbaik, paling jujur, terinstagramable dan lain sebagainya. Kalian bisa menggunakan kreativitas kalian.

  1. Menulis Judul dari Judul Kompetitor

Apa maksudnya? Sebelum menulis artikel tentunya kita sudah memiliki gambaran niche tulisan kita seperti apa dan kemungkinan artikel lain yang juga muncul di halaman Google ketika kita mencari kata kunci. Tips menulis judul lainnya adalah melihat keyword yang digunakan kompetitor lalu kita dapat menambahkannya agar lebih panjang.

  1. Penggunaan Heading yang Sesuai

Dalam menulis kita mengenal adanya H1 (berupa judul artikel), H2 (sub judul artikel), H3 (poin penting dalam sub judul). Dengan membuat headline yang sesuai, pembaca akan lebih mudah membaca tulisan kita. Hal ini juga yang disukai oleh mesin pencari seperti Google. Dalam membuat heading alangkah baiknya jika kita sisipkan sebagian keywords.

Selain itu, sebaiknya dalam menulis satu paragraf terdapat 3 kalimat. Paragraf dengan kalimat yang terlalu panjang tentunya akan membosankan dan membuat pembaca tidak nyaman. Usahakan menulis kalimat secara padat, tidak menggunakan kalimat yang panjang bertingkat.

Kita bisa mengeksplor sinonim, antonim, dan kata penghubung dalam tulisan artikel kita agar kepenulisan kita semakin kaya dan beragam.

  1. Paragraf Utama Mengandung Keyword Target

Ketika menulis paragraf pertama, kita juga dapat menyisipkan kata kunci target yang sudah kita tentukan. Dengan menulis paragraf utama yang mengandung kata kunci target maka memudahkan Google untuk menemukan artikel kita.

Selain itu, dalam membuat meta description kita juga perlu menyisipkan kata kunci. Tips mudahnya yaitu membuat meta description yang mengandung pengertian, kelebihan, kekurangan serta ringkasan dari isi artikel yang kita buat. Namun kembali lagi, pastikan jumlah katanya tidak berlebih ya.

  1. Optimasi Gambar

Ketika menulis artikel di blog, alangkah baiknya jika kita menggunakan foto milik pribadi ataupun gambar yang desainnya kita buat sendiri. Saat ini, aplikasi seperti Canva sangat memudahkan kita untuk mendesain gambar. Jika teman- teman ingin mengambil gambar dari Google sekalipun, pastikan sudah mengeditnya di Canva.

Jangan lupa menambahkan identitas blog kita, baik logo maupun nama blog sehingga orang lain lebih mengenal identitas kita. Selain itu, hal ini juga membantu kita untuk terhindar dari copyright atau pencurian foto tanpa izin. Gali kreativitas teman- teman dengan membuat ciri khas atau keunikan dari gambar atau foto yang teman- teman sajikan.

  1. Masukan Keywords Target Dalam Gambar

Ya, kata kunci memang perlu kita sisipkan dimana saja bagian tulisan kita. Karena sekali lagi, kata kunci adalah penggambaran dan wakil dari tulisan kita. Begitu juga ketika kita menyisipkan gambar dalam blog kita. Gambar yang sudah didesain dan diberi identitas akan di upload ke tulisan kita.

Kita akan menemukan fitur Alt Text, Description, Title, dan Caption. Teman- teman sebaiknya menuliskan kata kunci dalam Alt Text, Description, dan Title. Namun untuk Caption, teman- teman bisa membuat dengan kalimat lain karena fitur ini tidak dibaca oleh Google.

  1. Optimalkan Permalink

Pemalink atau permanent link adalah keseluruhan link yang ada dalam tulisan kita. Semakin banyak kita memasukan link dari tulisan lain maka Google akan semakin menyukai artikel kita dan kemungkinan tampil di halaman depan Google semakin meningkat.

Terdapat 2 permalink. Pertama, internal link, yaitu link artikel di dalam website kita yang pernah kita tulis dan sudah dipublish. Kedua eksternal link, yaitu link artikel dari website lain. Jadi, jangan lupa sisipkan artikel yang berhubungan atau melengkapi tulisan kita ya.

Tips Bonus

Kabar baiknya, bagi teman- teman yang berlangganan WordPress, kalian bisa mencoba menginstall salah satu plugin SEO, yaitu Yoast SEO. Intinya plugin ini membantu mengoptimasi penulisan artikel kita. Plugin ini sangat memudahkan kita sebagai penulis konten untuk memperoleh masukan, bagian mana di tulisan kita yang perlu diperbaiki sehingga secaraa analisis SEO dan readability berwarna hijau atau dengan kata lain memiliki nilai sangat baik.

Yoast SEO memang plugin premium, jika ingin memperoleh manfaat yang lebih ada baiknya mengupgrade dengan versi yang berbayar. Saya sendiri menginstall plugin ini sejak pertama kali membuat website dengan WordPress. Namun saya hanya berlangganan versi yang gratis.

Sejauh ini, versi gratis cukup membantu saya dalam mempelajari penulisan artikel yang ramah SEO. Mungkin kedepannya jika blog ini semakin bertumbuh saya akan membutuhkan versi yang berbayar.

Penutup

So, sekian 10 Tips Paling Realistis Menulis Artikel yang Ramah SEO dari saya. Teman- teman bisa berlatih terus sehingga terbiasa untuk menulis artikel dengan baik. Tentunya saya juga masih pemula dan masih harus terus belajar.

Blog ini pun masih jauh dari kata sempurna. Usia blog ini pun masih sangat muda dibandingkan teman- teman di luar sana yang sudah sangat hebat. Jika teman- teman memiliki tips lain yang belum saya tuliskan, silahkan tinggalkan tips kalian di kolom komentar. Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published.