Mindfulness: Cara Mengenal dan Menenangkan diri untuk hidup lebih bahagia

Meditasi Mindful di Alam Terbuka

Mungkin setiap kita pernah kecewa, pernah gagal, merasa apa yang kita lakukan tidak berarti, pernah merasa tak sanggup menjalani hidup ini. Saya pun pernah berada di situasi sulit itu.

Sekarang, saya masih di sini. Bertahan, berjalan dan berusaha menjalani hidup ini. Tentunya, untuk sampai di sini saya melewati proses. Salah satu hal yang saya lakukan adalah Mindfulness.

Mindfulness adalah kesadaran dan perhatian penuh terhadap apa yang sedang terjadi dalam hidup kita atau yang sedang kita lakukan.

Sering kali kita dalam menjalani keseharian kita, kita tidak mindful. Tubuh kita hadir, namun pikiran kita melayang memikirkan atau melamunkan hal lain, seperti masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah perkuliahan, pertemanan, kesalahan di masa lalu, masa depan, lingkungan, ataupun masalah lain yang terkadang bersumber dari apa yang kita baca dan kita lihat di media sosial yang membuat diri kita menjadi cemas.

Jika kita terus membiarkan ketakutan dan kecemasan itu berada dalam pikiran kita, kita akan menjadi terganggu dan menderita.

Sesungguhnya, kita bisa untuk tidak memikirkan dan melamunkan hal itu, dengan mindful terhadap apa yang kita jalani. Memberikan perhatian penuh dan kesadaran kita dengan apa yang terjadi saat ini.

Mindfulness akan membuat kondisi mental kita lebih baik karena tidak terganggu dengan pikiran pikiran lain yang tidak seharusnya kita pikirkan di saat kita melakukan hal lain, sehingga jika kita mindful kita tidak akan bereaksi berlebihan dengan apa yang terjadi di kehidupan kita. Kita menjadi tidak mudah terprovokasi, marah ataupun cemas.

Mindfulness menahan kita untuk menghakimi dan menilai orang lain, membuat kita lebih welas asih terhadap apa yang terjadi dan hal lain di sekitar kita, termasuk diri kita sendiri.

Untuk menjadi mindful kita perlu melatih diri kita, beberapa cara yang bisa dilakukan dan juga sering saya lakukan antara lain :

1. Meditasi Duduk

Jika dilakukan dengan benar, cara ini akan menenangkan. Saya melakukannya biasanya sebelum tidur atau di sepertiga malam. Ketika orang lain terlelap, saya mengambil wudhu untuk ibadah tahajud dan setelahnya duduk dengan nyaman, dengan tenang, menarik nafas, menghembuskan nafas dengan kesadaran penuh. Memperhatikan cara alat pernafasan kita bekerja mengambil oksigen yang ada di sekitar dan mengembuskannya keluar tubuh. Sadari naik turunnya perut kita. Tidak lupa untuk tersenyum karena ini merileksan otot muka. Cara ini dilakukan 3-5 menit untuk lebih menyadari dan di saat yang sama menenangkan.

2. Meditasi Jalan

Meditasi jalan dilakukan dengan menyadari betul kaki kita berjalan, mensingkronkan langkah dengan pernafasan kita. Merasakan kaki kita berfungsi baik untuk berjalan, mata kita mampu melihat jalan dan sekeliling kita. Dan tangan kita mampu menyentuh sekeliling seperti dedaunan, bunga ataupun batang kayu. Meditasi jalan bisa dilakukan pagi dan sore hari. Saya suka melakukan ini, rasanya pikiran menjadi lebih tenang.

3. Mindful Eating

Ketika sedang makan, kita resapi dan kita rasakan mulut kita mengunyah makanan, menelannya lalu makanan tersebut masuk ke dalam tubuh kita untuk menjadi bahan energi bagi aktivitas kita.Nikmati rasa makanan itu. Kita melihat makanan, mengamati makanan yang ada, mengucap syukur atas makanan yang kita makan dan kepada orang- orang lain yang telah menghadirkan makanan itu hingga sampai di meja makan kita.

Aktivitas lain bisa kita lakukan dengan mindful, salah satu favorit saya adalah menanam tanaman dan membersihkan rumah. Saya melakukannya dengan konsentrasi penuh dan kesadaran diri, menikmati setiap prosesnya.

Bagi saya, mindfulness adalah proses mengenal diri sekaligus menenangkan diri untuk lebih bahagia. Pikiran, jiwa dan hati saya menjadi tenang. Dengan mindful kita jujur dengan diri kita, mengakui apa yang kita rasakan, dan belajar menerimanya. Stress berkepanjangan hanya akan membuat kita sakit, untuk itu, kita perlu untuk bergerak, tidak hanya diam.

Selalu mengambil kesempatan untuk kembali ke diri kita, apa yang kita suka, apa yang ingin kita lakukan, apa yang membuat kita nyaman, apa yang menjadi cita- cita kita.

Semoga bisa mendapatkan ketenangan yang sama. Selamat tumbuh dan berproses.

Love, Raysa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *